Pages

Tampilkan postingan dengan label belajar menulis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar menulis. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Februari 2011

writing is the way to tell something

Sometime, when the idea comes, i just ignore it because i think that this is not a good time.
but, sometime... when i have a good time to write something, i have no idea!

ah.. this is the classic problem of me. i have no idea when i have a good time., this time for example. but, i really want to write something. so, i just go to this blog and try to type even i still have no idea about my writing.

oh, i see.. how about shares about my opinion in writing.
this is an idea, right? :)

i found a good sentence about writing, "writing is an expression, a comment is an appreciation, and a critic is an evaluation." (i'm sorry for no information about the author of this sentence)

this statement said that writing is an expression, an expression about anything that the author wants. it can be about what the author feeling, the author thoughts, the author ideas... yeah, so many expression of the author. and i... really agree with this statement. but of course, i have my own opinion of writing.

in my opinion, writing is the way to tell something. its not only about your expression, but its about the messages. expression only one example, we write something to express something.. it seems to me that we want to tell someone about something that we feel, something that we thought,.. yah its just about us, our expression.

but writing is not only about us, if we just write the diary... its okay. but, if we wants to share our writing... better for us to tell something by our writing. because this is the writing for, to tell something. it can be tells about our ideas, our thought, our feeling... but, there should be an messages that what we would like to tell.

so, i hope... i can use my writing to tell something, even its only about a simple idea or a little messages. i just wanna make a good writing, not only the diary... or, just a bundle of words that means nothing for the readers. and.. this is one of my studies, try to tell something.


Minggu, 30 Januari 2011

Writing Competition

Hi guys, just wanna share and write something in English.

Okay, i just wanna tell you that i love write something and i try to study about writing. As we all know, my ability in writing is not good enough. I have little amount of vocab, little sense of humor and little experience in writing.
However, i just love writing.. and fortunately no one can say 'NO', because this is my life and me... free to chose what i want to love. :)

But, life is not only about love. I can't be a writer if i just love write something. But, it just can happen when i write something. yeah.. the real something that can read by everyone and can give some benefit or... yeah just can make them happy to read my writing.

That what i did last one year, write short story or just write something in my blog and my FB. And, i have the reader!! yeay! :)
You know, i'm really happy when someone read and give comment for my writing, it likes you won some lottre! that makes you won't stop write anything.

But, study is not enough. There must be some evaluation to evaluate my writing.. comments? I think it's not enough because it not tell you how far you go.. and how better you write. So, for evaluate my writing, i joined some writing competition on FB.

Before joined the competition, i'm not confident with my writing. It's not because my writing is bad. But... i think there so many people out side writes better than me. uh... yeah, at least i just did that. In my opinion, i just happen. I suddenly sent my writing and waited for the result. Oh sounds like i'm a good participants.

and... for the result. As i told you on previous posting, i fail! but its okay.

A competition always done by 'win' or 'learn something', and for those moment.. i just learn so many thing :)

Yeah, my writing is not good enough for being the winner but... i think my writing is good enough for being the TOP 50, and it makes me proud of my self and gives me more spirits in write something.

so, lets write something!! :) and... enjoy the other writing competition :D

Jumat, 21 Januari 2011

my first drama.. :)

Hm, ini proyek asal banget.. baru coba-coba dan tanpa ilmu, maaf kalau salah.

Yeay, naskah drama! Pertamanya ku kira mesti buat skenario, sumpah ribet amat.. tapi karena katanya kayak buat pementasan gitu berarti naskah drama dong.. yah sudahlah apapun itu, hanya ini yang bisa aku tulis. So, check this out.

Putus Sekolah? (drama 20 menit)

Sinopsis

Di sebuah pinggiran kota hiduplah sebuah keluarga dengan seorang anak laki-laki yang baru saja putus sekolah karena kekurangan biaya. Dika memutuskan untuk berhenti sekolah agar bisa membantu orang tuanya, namun.. cita-citanya untuk menjadi insinyur tidak mati begitu saja, hanya saja mungkin dia perlu menundanya. Sahabat-sahabat dika datang untuk kembali mengingatkan dika bahwa apapun masalahnya pasti akan ada jalan keluarnya dan mereka ingin dika tidak menyerah pada keadaan hingga akhirnya jalan keluar itu terlihat dengan sangat jelas.

Tokoh

Andika : siswa SMA kelas X yang terpaksa putus sekolah, anak tertua dari lima bersaudara, pintar, bersemangat, tidak mudah putus asa, baik hati, penyayang dan bertanggung jawab.

Didit : sahabat Dika, teman sebangku dika dari SD hingga ketika dika memutuskan putus sekolah, perhatian, setia kawan.

Afifah : sahabat Dika sekaligus tetangga dika, perhatian, lemah lembut.

Evan : adik dika, baru SMP, pintar, pendiam, perhatian.

Orang tua dika : ayah yang tegas, sedikit berbicara dan ibu yang pasrah.

Adengan 1 (Durasi 5 menit) lokasi : rumah dika

Narator : Suatu malam, di sebuah rumah sederhana di pinggiran kota. Suasana rumah berubah menjadi tegang seketika, ibu yang sedang menidurkan putri bungsunya menatap tak percaya kepada putra tertuanya. Ayah yang baru saja pulang dari tempat bekerja sampai-sampai harus berdiri terpaku di pinggir pintu ketika putra tertuanya dengan sangat jelas memutuskan hal yang sangat berat.

Andika : (sambil menatap ibu dengan mantap) “Dika akan berhenti sekolah saja Bu.”

Ibu : (menatap andika dengan tatapan terkejut)

Ayah : (berdiri terpaku di pinggir pintu dengan wajah letih dan lusuh)

Andika : “Dika sudah putuskan, lebih baik dika berhenti sekolah saja dan bekerja membantu ayah dan ibu. Jadi, ibu dan ayah cukup mempersiapkan biaya untuk Evan melanjutkan ke SMP saja. Evan itu pintar bu, jadi sangat sayang kalau dia yang harus putus sekolah.”

Ibu : (menangis sambil merutuki dirinya sendiri, menatap evan yang sudah tidur bersama adik-adiknya yang lain)

Ayah : (masuk, menepuk bahu Dika dan berdehem) “kalau kamu kira itu yang terbaik maka lakukan, tapi jangan pernah kamu menyerah begitu saja pada keadaan. Ayah hanya minta kamu memikirkan keputusan kamu kembali. Dan.. soal biaya, maafkan ayah. Tapi, ingatlah bahwa Rezeki itu dari Allah. (tersenyum ke arah dika, masuk ke kamar)

Andika : (menunduk, dan akhirnya mengangguk mantap)

Evan : (posisi tidur menyamping, air matanya mengalir)

Adegan 2 ( durasi 5 menit) lokasi : ruang kelas

Narator : kelas X.1 geger, berita tentang Andika yang akan berhenti sekolah mulai tersebar. Seorang anak biasa-biasa saja yang berhasil masuk Sekolah Unggulan karena prestasinya itu tiba-tiba memutuskan akan berhenti sekolah! Ini benar-benar berita! Bagaimana mungkin dia membuang kesempatan emas untuk maju?

Ruang kelas masih sepi, hanya ada beberapa anak-anak yang baru tiba di sekolah dan asik dengan kegiatannya masing-masing.

Didit : (berlari-lari memasuki kelas) ifa! Afifah! (dengan napas terengah-engah memanggil afifah yang sedang duduk membaca buku di bangkunya.)

Afifah : ada apa dit?

Didit : Dika beneran berhenti?

Afifah : (dengan tatapan menyesal mengangguk)

Didit : (menghelakan napasnya) Anak itu! Tidak bisakah dia berasabar lebih lama sedikit saja! ah, pokoknya ntar kita harus ke rumah dika! (berbicara dengan penuh emosi)

Afifah : (menatap didit dengan tatapan tidak mengerti) ngapain?

Didit : mau nyeret anak itu balik ke sekolah!

Afifah : (mengangguk ragu-ragu)

Adegan 3 (durasi 3 menit) lokasi : pinggir jalan

Narator : Andika benar-benar sudah memilih untuk berhenti sekolah, dia.. demi berkorban untuk adiknya akhirnya mengalah. Dia memulai hari-hari pertamanya berhenti sekolah dengan bekerja sebagai loper koran, mencoba menjadi penjual asongan, hingga sempat pula dia mencoba mengamen bersama teman-teman yang juga senasib dengannya. Namun, ketika peluh semakin banyak mengalir dia semakin ingat bagaimana cita-citanya akan berhenti begitu saja di sini.

Andika : (menunduk, berbicara pada diri sendiri) yah.. calon insinyur yang akhirnya jadi pengamen. Ah.. tak apalah, aku tak boleh egois dan aku tetap harus bersyukur. Aku mungkin tak bisa mengejar cita-citaku menjadi insinyur sekarang, tapi bukan berarti aku akan menyerah! Ayah benar, rejeki itu dari Allah, kalau memang aku ditakdirkan jadi Insinyur maka aku tetap akan jadi insinyur nantinya.

Evan : (menatap Andika dari kejauhan, berkata pada diri sendiri) “kakak tidak perlu seperti ini. Pasti ada jalan lain.. pasti ada!”

Adengan 4 (durasi 7 menit) lokasi : pinggir jalan

Narator : ketika peluh sudah membanjir, ketika rupiah demi rupiah telah berhasil dikumpulkan, Andika memilih pulang untuk beristirahat di rumahnya. Tak sabar rasanya dia melihat ibu dan adik-adiknya, melihat mereka tersenyum menyambutnya pulang.. ini akan terasa berbeda, karena kali ini dia tak hanya pulang.. tapi kali ini dia bisa membawa sedikit uang yang akan mengangkat sedikit beban dari pundak ibunya, sedikit uang untuk menganjal perut adik-adiknya dengan makanan ringan sambil menunggu Ayah pulang.

Andika : (berjalan dengan senyum sambil memegang beberapa lembar uang, menatap lurus lalu terkejut ) “Didit? Afifah?”

Didit : (menepuk pundak dika) apa kabar dik?

Andika : (tersenyum) ada apa kalian ke sini?

Afifah : didit tuh, katanya mau nyeret kamu balik ke sekolah.

Andika : (ganti menatap didit)

Didit : iya, seenaknya aja kamu berhenti sekolah! Mau dikemanain cita-cita kamu?

Andika : (menunduk)

Didit : (menepuk bahu dika) dik, masalah gak akan selesai dengan masalah. Kamu kira berhenti sekolah itu bukan masalah? Hey! Kamu malah membuat masalah baru dengan keputusanmu itu! Kamu menyebabkan masalah untuk masa depanmu!

Afifah : (menatap andika iba) didit benar dik, kamu gak boleh berhenti sekolah.

Andika : tapi...

Didit : kamu ingat, kamu pernah bilang kepadaku bahwa keterbatasan tidak membatasi, jadi sekaranglah waktu kamu membuktikannya. Kalau kamu merasa sekarang tidak bisa menyelesaikan masalah kamu, maka jangan kabur.. mari kita hadapi bersama, lagi pula ada aku dan ifa..

Andika : (menghelakan napas) aku gak mau merepotkan orang lain. ini masalahku, jadi biarkan aku menyelesaikannya sendiri, dengan caraku sendiri. Maaf.

Mereka terdiam sesaat.. tak ada yang berani bicara lagi.

Evan : (berlari menuju dika dkk sambil memegang sebuah amplop) Kakak! Kakak!

Andika : Kenapa van? (dengan nada sedikit khawatir)

Evan : (memberikan Amplop itu pada kakaknya sambil tersenyum)

Andika : (membuka Ampop itu, membaca surat yang ada di amplop itu) Alhamdulillah... Alhamdulillah ya Allah... (bersujud syukur lalu memeluk Evan)

Narator : ternyata Evan mendapatkan Beasiswa dari sebuah sekolah Unggulan, sehingga Andika dan keluarga tidak perlu mengkhawatirkan masalah biaya untuk sekolah Evan lagi. Andika pun akhirnya kembali ke sekolah. Andika, Didit dan Afifah kembali bersama saling menguatkan dan bergandengan tangan untuk mengejar cita-citanya masing-masing.

___selesai___

Aduh, maaf yah aku benar-benar gak biasa buat naskah drama gini. Lagi pula ini benar-benar dadakan, dan durasinya dibatasi 20 menit.. maaf yah.

Kalau ada yang bisa ngasih masukan, tolong di komentarin. Thanks

*naskah drama ini buat kiki yang SMS kemaren, maaf yah dek jadinya segitu. Kalau jelek gak usah di pakai yah. Dan soal pemainnya yang min 15, aku bingung juga.. ini Cuma bisa 6 mungkin yang lain bisa jadi narator dan jadi figuran di ceritanya (misal, jadi temen2 di sekolah, atau jadi orang-ornag di pinggir jalan --__--“). Maaf yah kalau mengecewakan. Sukses yah buat acaranya!.

Selasa, 18 Januari 2011

The Place to Keep


This is the 16th day of my holiday. Some of my friends made a call or just sent me a message that told about their bored holiday.. ah its a kinda like i feel right now.

As you know, this holiday (almost of my holiday) i just spending my time to keep the shop. Sounds great?? no, it does not!

Keeps the shop is not fun enough for me, i feel so bored! Can you imagine that you in a place with many goods but no costumer? haha! As i told you before, its holiday... so the number of costumers is very small and its make me feel so bored. Hm, to kill my time i take some picture of my shop and share it with all of you.

check this out :)

Now you can see the place that i should take care :)
and if you see a sewing machine, its mom's ^_^

Oh ya, I just wanna say to nisa "See, this is my shop... and it's not a coffee shop :p"

*try to write something in English, and as you see... my English is very poor. so, i think i need more study and more practice :)

Minggu, 16 Januari 2011

Yang Pertama Bukan Yang Terakhir..

"Aku tidak ingin hasil yang membuatku besar kepala tapi aku ingin hasil yang membuat aku semangat untuk menjadi lebih baik.."

Saya inget banget beberapa saat setelah ngirim naskah cerpen untuk Lomba Cerpen dengan Tema Hujan, saya memposting kalimat itu di status facebook. Bukan tanpa sebab, saya harap dengan memposting kalimat itu saya akan selalu ingat tentang harapan apa yang sebenarnya saya inginkan mengenai hasil lomba tersebut.

Ini pertama kalinya saya ikut lomba cerpen via elektronik, (ini lomba cerpen saya yang kedua setelah lomba cerpen yang batal saya ikuti karena diskualifikasi *karena kesalahan teknis*). Dua lomba cerpen dengan tema berbeda pada deadline yang sama, sounds good ketika akhirnya saya benar-benar ikut dan terdaftar sebagai nominasi.

Saya tahu kalau saya masih terlalu dini untuk ikut lomba, saya nyaris tak mengerti apa-apa tentang menulis, EYD, diksi, dan semua hal yang berkaitan dengan menulis. Saya hanya pembelajar yang belajar menulis dari mencuri-curi ilmu di setiap tulisan tapi saya tetep tak tahu teori apapun. yah... ini mungkin terdengar nekat ketika kemudian saya berani memposting karya yang diikut sertakan lomba. Kalau posting cerita biasa sih gak papa... tapi ini dengan sangat tegas menuliskan "cerita ini diikutsertakan dalam lomba........" oh... betapa pede-nya! tapi, ah kalau tidak begitu maka saya gak akan maju.

Jadi berbekal pede dadakan dan do'a temen-temen yang mensupport, dua lomba dengan deadline 31 desember itu saya ikuti dengan perasaan harap-harap cemas. Bukan takut menang sih, hanya saja takut jurinya bakal ketawa ngebaca tulisan saya dan langsung dibuang ke kotak sampah.. *fiuh...

dan... jeng... jeng... jeng..

Tanggal Pengumuman datang, pengumuman JUARA (lomba cerpen dengan Judul Awal RumAh) ternyata diundur, lalu saya beralih mencari tahu pengumuman lomba cerpen dengan tema HUJAN.. dan ternyata saya masuk top 100!

Masih biasa aja... masih low profile dan masih nyantai..
Beberapa hari kemudian, pengumuman lomba cerpen HUJAN lagi. Hasilnya :

Saya masuk Top 50!! dan pengumuman top 20 akan dilakukan tanggal 15 januari.

Bew... tiba-tiba saja saya merasa sangat bangga dan merasa punya harapan untuk menang. Saya mulai menjejali diri saya dengan pernyataan "Kalau saya mau ternyata saya bisa.." dan sikap saya mulai sedikit seperti orang yang lupa diri.. *ups (baca : arogan)

Saya selalu menunggu dengan gelisah kapan tanggal 15 januari akan datang, hingga hari itu tiba pun saya sudah beratus-ratus kali membuka facebook untuk melihat pengumuman lomba itu. tapi, ketika akhirnya pengumuman itu datang... saya cuma bisa diam.

"Ini nama 10 naskah yang masuk top 20... 10 naskah selanjutnya akan diumumkan tanggal 16 jam 10."

Entah bagaimana jadinya saya saat itu yang pasti nama saya tidak ada dalam 10 naskah terpilih.. hingga besoknya pun sampai setelah pengumuman tertunda karena hujan dan tak ada koneksi internet, hingga baru malam hari hasil lengkap Top 20 diumumkan.... nama saya tak ada.

--__--

Saya kalah..

Tapi, saya tak terlalu sedih! kecewa jelas... tapi tidak untuk menangis. Ini hanya lomba dan ini hanya yang pertama. Maka saya berteriak pada diri saya,"Hey!! ini baru yang pertama.. akan banyak lagi nanti bila kau tidak ingin ini jadi yang terakhir. Jadi hadapilah dan semangatlah!! karena ini yang bertama dan bukan yang terakhir!"

"Baru juga 1 kali.... semangat!!!" maka itulah postingan saya untuk status pada saat pengumuman.

Lalu saya mengingat diri saya akhir-akhir ini, bagaimana sikap dan pikiran saya. Saya juga mengingat tentang harapan saya yang sebenarnya bukan hasil kemenangan tapi hasil yang menjadikan saya lebih baik. Dan disinilah saya sekarang... dengan hasil yang memang saya inginkan. :)

"Belajar dari kesalahan... belajar dari kekalahan... :D"


Minggu, 02 Mei 2010

Melihat lebih dalam, mendengar lebih banyak karena belajar menulis...

ketika saya belum coba-coba dengan hobby saya, saya hanyalah seorang mahasiswi biasa.. teramat biasa, bukan berarti sekarang saya berubah jadi luar biasa. saya masih mahasiswi biasa, tapi memang ada yg berubah.

Dulu hidup saya hanya sebatas diri saya,saya juga hanya memikirkan diri saya, persolan diri saya, dan semua hanya tentang saya...seorang teman malah pernah bilang saya buta dan tuli,bukan dalam arti sebenarnya tentunya..karena alhamdulillah Allah memberikan pengelihatan dan pendengaran yang sempurna..hanya saja saya cuma bisa melihat dan mendengar diri saya sendiri..

Lalu saya mulai suka membaca dan menonton, mata dan pikiran saya sudah mulai terbuka,. tapi saya masih buta kata teman saya...yah saya memang membatasi buku dan acara yang saya tonton.lalu tau tau saya mulai menulis, mulai nyari-nyari ide dari manapun...dan saya mulai menatap dan mendengar dunia,, ternyata banyak hal yang saya lewatkan, dan benar kata temen saya.. dulu saya buta dan tuli,,

Sekarang, meski saya belum bisa menuliskan semua yg sekarang saya lihat dan saya dengar lebih dalam..saya bersyukur karena mata dan telinga saya mulai terbuka..dan saya akan mulai melihat lebih dalam dan mendengar lebih banyak...

Semoga suatu saat saya bisa menuliskan semua yang saya lihat dan saya dengar,,agar lebih banyak orang yang mata dan telinganya terbuka kepada dunia.semoga.. amin.semangat! :D

belajar nulis....... evaluasi nih.. 2

Oke kali ini mau share tentang belajar menulis saya lagi. Maaf yah belum sempet nulis cerpen lagi, soalnya saya lagi konsen sama ngerjain cerbung di ICL. Yah lagi belajar gitu deh. Soalnya seperti yang kalian tahu saya itu baru belajar nulis jadi banyak banget yang mesti dibenahin.
Kalau saya baca-baca lagi tulisan saya, masih sangat jauh dari kata bagus sebenarnya dari sisi penulisan. Banyak kekurangan yang saya punyai. Contohnya deskripsi. Sumpah itu susah banget….

Saya tipe yang spontan dan to do point yang cuma bakal bilang “menangis” bukannya yang bilang “air matanya mengalir di kedua pipinya membentuk aliran sungai bening yang memancarkan kesediahan, dia mencoba menahan kesediahan dengan menggigit bibirnya..”
Itu salah satu kekurangan saya, tingkat abstraksi dari tulisan saya itu sangat tinggi, ambiguitasnya juga, dan itu menuntut saya untuk terus belajar.

Selanjutnya itu yah alur saya, susah banget rasanya saya membentuk alur yang bagus, cerita saya cenderung berantakan gak tentu arah sampai ketika tamat. Makanya setiap mau ending baru deh sibuk jelasin semuanya, lewat diary lah, lewat kata-kata batinlah, pokoknya ngasih pengertian ulang gitu.. enak kalau pembaca tulisan saya itu bisa ngerti, tapi kalau cerita saya terus gini bukan gak mungkin bakal pada yang males ngebacanya.

Oh iya ini elemen paling penting dari pelajaran tulis-menulis saya.
Kak tami sempet bilang ke saya lewat email kalau cerita saya itu ibarat steak yang dihidangkan seadanya di piring plastic. Yah isinya bagus tapi penyampaiannya bikin kurang sreg,..

Saya sih open banget sama kritik membangun kayak gini. Yang perlu saya benahin itu yah penulisan yang masih suka banget salah ketik, trus penggunaan kata asing yang suka gak tepat, trus singkatan-singkatan yang nganeh plus ngeganggu. Selain penulisan, saya juga mesti belajar nata alur tadi, konfliknya mesti dirapiin deh kayaknya, dan penyampaiannya itu mesti ngena juga gak asal-asalan aja.

Saya juga baca tulisan-tulisan temen-temen dan saya terkadang nemuin kekurangan mereka, tapi susah banget nemuin kekurangan saya.. makanya saya pengen di koreksi juga sih. Semoga saja mulai sekarang bisa lebih welcome sama kritik.

Mesti jadi lebih dewasa dan bijak kalau mau maju.

Terima dengan senang hati aja kalau ada kritik yang masuk, kalau dirasa benar dan bisa bikin lebih baik lagi yah dipraktekin dong.. harus ma uterus belajar!!

Oke, sekarang mesti semangat!!! Berharap dalam waktu dekat bisa nulis cerpen lagi, tapi dengan lebih baik dan lebih professional… start dreaming!! ^^

Kamis, 22 April 2010

belajar nulis....... evaluasi nih..

saya baru belajar nulis nih, nah ini beberapa hal yg suka jadi kekurangan saya, biar g lupa d catet aj dah biar inget..

1. penulisan,suka salah ketik,, human eror biasalah..saya juga suka agak alay ngegunain tanda baca,.

kt k tami: kebiasaan nulis banyak titik diakhir kalimat,. jadi mesti dkurangin tuh.

kt aditya mulya: nulis cerita fiksi yg nyantai n gaul jg mesti merhatin penulisannya.

kata lia, k nasa, k tri, jeha n yg pernah koment d diskas ttg cerita yg baik : g alay! pokoknya g susah dibaca dah.

2. alursaya suka nganeh klo bikin alur, ska maju tapi tiba2 pengen bolak-balik..

kt bg uki: awalnya pengen protes sm alurnya yg bikin pusing, tp klo ceritanya da selesai bru jelas dah..

jadi mesti belajar lg biar pembaca g pusing. kasihan hehe... tp alur yg gtu gpp jg klo normal n g bikin pusing.

3. penokohan..nah in yang susah.

kt k tami: cba bka blog-nya aditya mulya spy ngebantu penokohannya.

kt k3 : tokohnya mirip sm cerita lain, tp yg skg udah beda kok.kt intan : cerbung yg skg penokohanya kurang kuat.hm, susah memang kayaknya..

dan ini PR besar saya! akan terus belajar nih.

4. deskripsihua in jg susah..

kt k3: kebanyakan dialog, deskripsinya kurang.. cba lebih dseimbangin.

kt bg uki: cerita itu kan kuncinya biar pembaca seolah2 ada dsna dan jg merasakannya,,

kt bku yg dbc bg uki: deskripsi yg bagus itu yang paling rendah tingkat abstraksinya.. hm, jadi saya jg punya satu PR besar lg nih..

5. yg kelima itu ide cerita.

kt aditya mulya: ad 2 hal pnting yg bikin org bc tulisan lo. cara penyampaian lo dan ide cerita lo.

kt temen2 yg komet d diskas tentang cerita yg bagus: yang ceritanya berani beda dari yang lain..

6. scene,saya suka banget tuh dalam stu part adegannya banyak dan tokohnya beda2..hehe...

kt k3: cuma cerita kamu suka ganti2 cerita tokoh gitu jd agak pusing.

kt yg koment di sorry prolog : hm, terlalu banyak cerita tokohnya dalam part ini, jadi rada bingung.

kt k tami: hua kamu banyak banget ngasih scene dalem 1 part klo g salah hitung ad 5 scene, coba sedikit di irit.dan saya sedang belajar nih, semoga aj bisa lebih baik..

hm, jadi mesti lebih kreatif nih..

kira2 begitulah evaluasi saya tentang pelajaran menulis saya. semoga bisa lebih baik lg nulisnya. karena saya memang pengen jadi penulis. amin semoga bisa..buat temen2 sesama penulis kalau ad saran, kritik dan tips lg tolong ditambahin yah..

sankyu. ^^